Bifenthrin
Updated 22/12/2025
| Type Of Use | Poison Sign | ||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Insecticide | Tanda Awal:
Mual, muntah, pening, lesu, paresthesia (rasa kebas, terbakar, sejuk, semut-semut, menyucuk, merayap), air liur berlebihan, demam, penglihatan kabur, takikardia (berdebar-debar, pening), nafas berbunyi seperti wisel, mengantuk, sawan, koma. Tanda Tertangguh:Tiada tanda keracunan spesifik. | ||||||||||||||
| |||||||||||||||
AI Combination
| Active Ingredient | Poison Sign | ||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Acetamiprid + Bifenthrin | Tanda Awal:
Mual, muntah, cirit-birit, sakit perut, sakit kepala, kerengsaan (kemerahan, gatal), tremor (anggota badan bergetar), mengantuk, otot lemah, pening, lesu, paresthesia (rasa kebas, terbakar, sejuk, semut-semut, menyucuk, merayap), air liur berlebihan, anak mata mengecil, peluh berlebihan, demam, penglihatan kabur,takikardia (berdebar-debar, pening), nafas berbunyi seperti wisel, sawan, koma. Tanda Tertangguh:Kerengsaan kulit (kemerahan, gatal), sawan, koma. |
||||||||||||||
| |||||||||||||||
| Bifenthrin + Chlorantraniliprole | Tanda Awal:
Mual, muntah, kerengsaan (kemerahan, gatal), kerengsaan sistem penghadaman (mual, muntah, cirit-birit, pedih, sakit perut, ketidakhadaman), pening, lesu, paresthesia (rasa kebas, terbakar, sejuk, semut-semut, menyucuk, merayap), air liur berlebihan, demam, penglihatan kabur,takikardia (berdebar-debar, pening), bradikardia (pening, lemah, pitam, dada tidak selesa), nafas berbunyi seperti wisel, mengantuk, sawan, koma. Tanda Tertangguh: Tiada tanda keracunan spesifik. |
||||||||||||||
| |||||||||||||||
| Bifenthrin + Imidacloprid | Tanda Awal:
Mual, muntah, cirit-birit, sakit perut, sakit kepala, kerengsaan (kemerahan, gatal), pening, lesu, paresthesia (rasa kebas, terbakar, sejuk, semut-semut, menyucuk, merayap), air liur berlebihan, demam, penglihatan kabur, tremor (anggota badan bergetar), mengantuk, otot lemah, air liur berlebihan, anak mata mengecil, peluh berlebihan, takikardia (berdebar-debar, pening), nafas berbunyi seperti wisel, sawan, koma. Tanda Tertangguh:Kerengsaan kulit (kemerahan, gatal), sawan, koma. |
||||||||||||||
| |||||||||||||||
| Clothianidin + Bifenthrin | Tanda Awal:
Mual, muntah, cirit-birit, sakit perut, sakit kepala, kerengsaan (kemerahan, gatal), pening, lesu, paresthesia (rasa kebas, terbakar, sejuk, semut-semut, menyucuk, merayap), air liur berlebihan, demam, penglihatan kabur,takikardia (berdebar-debar, pening), tremor (anggota badan bergetar), mengantuk, otot lemah, air liur berlebihan, anak mata mengecil, peluh berlebihan, nafas berbunyi seperti wisel, sawan, koma. Tanda Tertangguh:Tiada tanda keracunan spesifik. |
||||||||||||||
| |||||||||||||||
| Imiprothrin + Cypermethrin + Bifenthrin | Tanda Awal:
Mual, muntah, pening, lesu, paresthesia (rasa kebas, terbakar, sejuk, semut-semut, menyucuk, merayap), air liur berlebihan, demam, penglihatan kabur, takikardia (berdebar-debar, pening), nafas berbunyi seperti wisel, mengantuk, sawan, koma. Tanda Tertangguh:Tiada tanda keracunan spesifik. |
||||||||||||||
| |||||||||||||||