Octylisothiazolone
Updated 23/12/2025
| Type Of Use | Poison Sign | ||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Other Pesticide | Tanda Awal:
Mual, muntah, cirit-birit, air liur meleleh, sakit perut, kulit terbakar, keradangan kulit (kemerahan, gatal, kebas, melepuh, bengkak, luka). Tanda Tertangguh:Keradangan kulit (kemerahan, gatal, melepuh, bengkak, luka), kerosakan mata (kemerahan, bengkak, berair, pedih, sakit, gangguan penglihatan). | ||||||||||||||
| |||||||||||||||
AI Combination
| Active Ingredient | Poison Sign | ||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
| Diuron + Carbendazim + Octylisothiazolone | Tanda Awal:
Mual, muntah, cirit-birit, kerengsaan (kemerahan, gatal), air liur meleleh, sakit perut, lesu, mengantuk, sakit kepala, pening, lemah badan, kulit terbakar, keradangan kulit (kemerahan, gatal, kebas, melepuh, bengkak, luka), takikardia (berdebar-debar, pening), degupan gangguan irama jantung, sesak nafas, kekeliruan, sawan, koma. Tanda Tertangguh:Keradangan kulit (kemerahan, gatal, melepuh, bengkak, luka), kerosakan mata (kemerahan, bengkak, berair, pedih, sakit, gangguan penglihatan). |
||||||||||||||
| |||||||||||||||